manusia teraneh didunia
missi agan agan sist bro. ane mau ngasih info nih tentang 10 orang teraneh didunia versi ane sendiri (no copas)
langsung aja kiat penampakannye.
1. Manusia serigala
Sindroma
manusia serigala atau Wereworlf syndrome ditandai dengan tumbuhnya
bulu di sekujur tubuh termasuk wajah. Penderitanya akan mirip manusia
singa tanpa cakar dan gigi taring. wah ngeri juga gan, untuk lebih
jelas lagi liat gambarnya nih
2. Manusia dengan kepala aneh
3. Manusia dempet
Ini
adalah pasangan kembar dari India. Mereka adalah kemabr siam, dan
semenjak kecil hidup mereka seperti ini. Ganga dan Jamuna Mondal, nama
saudara kembar itu, lahir dari keluarga miskin di negara bagian Benggala
Selatan, India. Mereka sudah hidup dalam kondisi badan jadi satu
selama 39 tahun dan kini memiliki satu suami..Waktu ibu mereka
melahirkan mereka, ibu mereka sempat pingsan melihat kelahiran anak
kemabr dempet ini
4. Manusia dengan leher terpanjang
Ada
sebuah wilayah di Thailand, yakni di Paudang, mempunyai sebuah budaya
yang unik. Para kaum wanita dari Paudang mempunyai kebiasaan memakai
cincin di lehernya. Tidak tanggung-tanggung cincin tersebut dipakai
selama hidupnya. Berapa banyak cincin yang mereka pakai? Yang pasti
tumpukan cincin di leher mereka bisa mencapai 20 cm.
Dengan
keberadaan cincin leher yang dipakai berlama-lama tersebut, sehingga
membuat leher mereka juga ikut-ikutan menjadi panjang.
Rabu, 22 Januari 2014
TABLE MOUNTAIN - AFRIKA SELATAN / SOUTH AFRICA
![]() |
| TABLE MOUNTAIN - AFRIKA SELATAN / SOUTH AFRICA |
Hujan
Dua proses yang mungkin terjadi bersamaan dapat mendorong udara semakin jenuh menjelang hujan, yaitu pendinginan udara atau penambahan uap air ke udara. Virga adalah presipitasi yang jatuh ke Bumi namun menguap sebelum mencapai daratan; inilah satu cara penjenuhan udara. Presipitasi terbentuk melalui tabrakan antara butir air atau kristal es dengan awan. Butir hujan memilik ukuran yang beragam mulai dari pepat, mirip panekuk (butir besar), hingga bola kecil (butir kecil).
Kelembapan yang bergerak di sepanjang zona perbedaan suhu dan kelembapan tiga dimensi yang disebut front cuaca adalah metode utama dalam pembuatan hujan. Jika pada saat itu ada kelembapan dan gerakan ke atas yang cukup, hujan akan jatuh dari awan konvektif (awan dengan gerakan kuat ke atas) seperti kumulonimbus (badai petir) yang dapat terkumpul menjadi ikatan hujan sempit. Di kawasan pegunungan, hujan deras bisa terjadi jika aliran atas lembah meningkat di sisi atas angin permukaan pada ketinggian yang memaksa udara lembap mengembun dan jatuh sebagai hujan di sepanjang sisi pegunungan. Di sisi bawah angin pegunungan, iklim gurun dapat terjadi karena udara kering yang diakibatkan aliran bawah lembah yang mengakibatkan pemanasan dan pengeringan massa udara. Pergerakan truf monsun, atau zona konvergensi intertropis, membawa musim hujan ke iklim sabana. Hujan adalah sumber utama air tawar di sebagian besar daerah di dunia, menyediakan kondisi cocok untuk keragaman ekosistem, juga air untuk pembangkit listrik hidroelektrik dan irigasi ladang. Curah hujan dihitung menggunakan pengukur hujan. Jumlah curah hujan dihitung secara aktif oleh radar cuaca dan secara pasif oleh satelit cuaca.
Dampak pulau panas perkotaan mendorong peningkatan curah hujan dalam jumlah dan intensitasnya di bawah angin perkotaan. Pemanasan global juga mengakibatkan perubahan pola hujan di seluruh dunia, termasuk suasana hujan di timur Amerika Utara dan suasana kering di wilayah tropis. Hujan adalah komponen utama dalam siklus air dan penyedia utama air tawar di planet ini. Curah hujan rata-rata tahunan global adalah 990 millimetre (39 in). Sistem pengelompokan iklim seperti sistem pengelompokan iklim Köppen menggunakan curah hujan rata-rata tahunan untuk membantu membedakan kawasan-kawasan iklim. Antarktika adalah benua terkering di Bumi. Di daerah lain, hujan juga pernah turun dengan kandungan metana, besi, neon, dan asam sulfur.
Qunut Nazilah untuk Mesir
Kairo-KemenagNews (16/8/2013) Sehubungan dengan perkembangan terkini
yang terjadi di Mesir pasca pembubaran paksa demonstran pendukung
Presiden Morsi dan gejolak politik
yang semakin tidak menentu, Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh
mengecam segala bentuk kekerasan dan pendekatan represif yang terjadi
di Mesir, baik yang terjadi di ibukota Kairo maupun provinsi-provinsi
lainnya. IKAT Aceh juga kembali menyerukan ummat Islam untuk mendo’akan
saudara seiman yang ada di Mesir. “Kepada semua imam mesjid dan
meunasah seluruh Aceh untuk mendo’akan kedamaian dan ketentraman di
Mesir. Pemerintah melalui MPU dan instansi berwenang lainnya hendaknya
menyerukan pembacaan Qunut Nazilah di seluruh Aceh,” tukas H.M. Fadhil
Rahmi, Ketua IKAT-Aceh, dalm relis yang dikirim ke redaksi.
Untuk diketahui, Qunut Nazilah adalah doa yang diucapkan untuk menolak kezhaliman musuh-musuh Islam dan menghindarkan diri dari berbagai fitnah serta musibah. Doa Qunut diucapkan pada setiap shalat fardhu, yaitu ketika I’tidal setelah ruku’ pada rakaat terakhir. Suatu hal yang disyariatkan dan amat disunnahkan ketika terjadi musibah dan kezaliman.
Bagi warga Aceh yang berada di Mesir juga diminta untuk menjaga ketenangan namun tetap meningkatan kewaspadaan serta keamanan diri dan keluarga di kediaman serta lingkungan. Juga memonitor perkembangan situasi melalui berbagai sarana seperti media massa, baik cetak maupun elektronik, dan sarana lainnya.
“Hendaknya menjauhi pusat konsentrasi massa seperti Tahrir, Gedung Radio & Televisi, Abbasiyah, Rabeah El-Adaweya, wilayah Universitas Cairo, Ittihadeya, dan tempat lain di Cairo dan kota lain yang menjadi tempat konsentrasi massa,” ujar Fadhil mengutip himbauan KBRI Mesir kepada para WNI di Mesir yang di rilis tgl 14 Agustus 2013. [Ketua IKAT Aceh, Muhammad Fadhil Rahmi, Hp: 085210111000/y]
Himbauan Perwakilan KBRI
Berikut kami lampirkan Himbauan Perwakilan KBRI:
H I M B A U A N
No.: SE.408/VIII/2013/PROTKONS
TERKAIT SITUASI POLITIK DAN KEAMANAN MESIR PASCA PEMBUBARAN PAKSA DEMONSTRASI PENDUKUNG MORSI TANGGAL 14 AGUSTUS 2013
Sehubungan dengan memanasnya situasi politik dan keamanan Mesir paska pembubaran paksa demonstran pendukung Dr. Mohammed Morsi pada hari Rabu, tanggal 14 Agustus 2013, KBRI Cairo menghimbau seluruh WNI agar:
1. Mentaati kebijakan Pemerintah Mesir yang memberlakukan situasi darurat dan jam malam yang diberlakukan sejak 14 Agustus 2013, khususnya untuk tidak keluar rumah pada pukul 19.00 hingga pukul 06.00. Namun sebelumnya perlu menyiapkan bahan kebutuhan pokok untuk selama 2 minggu guna antisipasi toko tutup;
2. Membawa selalu tanda pengenal yang masih berlaku, mengindahkan peraturan setempat, serta mengantisipasi pembentukan pos-pos pemeriksaan keamanan yang dibentuk baik oleh aparat keamanan maupun masyarakat sipil Mesir. Bagi yang ijin tinggalnya akan berakhir, agar segera memperpanjangnya baik secara individu maupun kolektif;
3. Menjauhi pusat konsentrasi massa seperti Tahrir, Gedung Radio & Televisi, Abbasiyah, Rabeah El-Adaweya, wilayah Universitas Cairo, Ittihadeya, dan tempat lain di Cairo dan kota lain yang menjadi tempat konsentrasi massa;
4. Menjaga ketenangan namun tetap meningkatan kewaspadaan serta keamanan diri dan keluarga di kediaman serta lingkungan;
5. Sebagai warga asing, agar menghindari ikut campur dalam politik dalam negeri Mesir baik secara verbal, tulisan di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan situs jejaring lainnya, maupun tindakan seperti ikut gerakan demonstrasi tertentu.
6. Memonitor perkembangan situasi melalui berbagai sarana seperti media massa, baik cetak maupun elektronik, dan sarana lainnya;
7. Mempererat kekompakan dan koordinasi dengan sesama WNI serta memberikan pertolongan kepada yang bermasalah, serta segera menyampaikannya kepada KBRI melalui nomor hotline 02-27947200/9, 010-1518-5795, dan 010-2222-9989.
Untuk diketahui, Qunut Nazilah adalah doa yang diucapkan untuk menolak kezhaliman musuh-musuh Islam dan menghindarkan diri dari berbagai fitnah serta musibah. Doa Qunut diucapkan pada setiap shalat fardhu, yaitu ketika I’tidal setelah ruku’ pada rakaat terakhir. Suatu hal yang disyariatkan dan amat disunnahkan ketika terjadi musibah dan kezaliman.
Bagi warga Aceh yang berada di Mesir juga diminta untuk menjaga ketenangan namun tetap meningkatan kewaspadaan serta keamanan diri dan keluarga di kediaman serta lingkungan. Juga memonitor perkembangan situasi melalui berbagai sarana seperti media massa, baik cetak maupun elektronik, dan sarana lainnya.
“Hendaknya menjauhi pusat konsentrasi massa seperti Tahrir, Gedung Radio & Televisi, Abbasiyah, Rabeah El-Adaweya, wilayah Universitas Cairo, Ittihadeya, dan tempat lain di Cairo dan kota lain yang menjadi tempat konsentrasi massa,” ujar Fadhil mengutip himbauan KBRI Mesir kepada para WNI di Mesir yang di rilis tgl 14 Agustus 2013. [Ketua IKAT Aceh, Muhammad Fadhil Rahmi, Hp: 085210111000/y]
Himbauan Perwakilan KBRI
Berikut kami lampirkan Himbauan Perwakilan KBRI:
H I M B A U A N
No.: SE.408/VIII/2013/PROTKONS
TERKAIT SITUASI POLITIK DAN KEAMANAN MESIR PASCA PEMBUBARAN PAKSA DEMONSTRASI PENDUKUNG MORSI TANGGAL 14 AGUSTUS 2013
Sehubungan dengan memanasnya situasi politik dan keamanan Mesir paska pembubaran paksa demonstran pendukung Dr. Mohammed Morsi pada hari Rabu, tanggal 14 Agustus 2013, KBRI Cairo menghimbau seluruh WNI agar:
1. Mentaati kebijakan Pemerintah Mesir yang memberlakukan situasi darurat dan jam malam yang diberlakukan sejak 14 Agustus 2013, khususnya untuk tidak keluar rumah pada pukul 19.00 hingga pukul 06.00. Namun sebelumnya perlu menyiapkan bahan kebutuhan pokok untuk selama 2 minggu guna antisipasi toko tutup;
2. Membawa selalu tanda pengenal yang masih berlaku, mengindahkan peraturan setempat, serta mengantisipasi pembentukan pos-pos pemeriksaan keamanan yang dibentuk baik oleh aparat keamanan maupun masyarakat sipil Mesir. Bagi yang ijin tinggalnya akan berakhir, agar segera memperpanjangnya baik secara individu maupun kolektif;
3. Menjauhi pusat konsentrasi massa seperti Tahrir, Gedung Radio & Televisi, Abbasiyah, Rabeah El-Adaweya, wilayah Universitas Cairo, Ittihadeya, dan tempat lain di Cairo dan kota lain yang menjadi tempat konsentrasi massa;
4. Menjaga ketenangan namun tetap meningkatan kewaspadaan serta keamanan diri dan keluarga di kediaman serta lingkungan;
5. Sebagai warga asing, agar menghindari ikut campur dalam politik dalam negeri Mesir baik secara verbal, tulisan di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan situs jejaring lainnya, maupun tindakan seperti ikut gerakan demonstrasi tertentu.
6. Memonitor perkembangan situasi melalui berbagai sarana seperti media massa, baik cetak maupun elektronik, dan sarana lainnya;
7. Mempererat kekompakan dan koordinasi dengan sesama WNI serta memberikan pertolongan kepada yang bermasalah, serta segera menyampaikannya kepada KBRI melalui nomor hotline 02-27947200/9, 010-1518-5795, dan 010-2222-9989.
ULURU-KATA TJUTA NATIONAL PARK - AUSTRALIA
![]() |
| ULURU-KATA TJUTA NATIONAL PARK - AUSTRALIA |
Sebenarnya ini merupakan sebuah taman liar dan berbagai macam lanskap yang membuat Australia begitu luar biasa, mulai dari Peninsula National Park Mornington yang menghadap laut terbuka menuju ke Great Barrier Reef yang merupakan salah satu keajaiban alam dunia, dan di lanjutkan ke murni Whitsunday Islands tropis, kemudian ada Sydney dan pelabuhannya, yang merupakan salah satu daerah perkotaan yang paling indah dan juga ikonik. Australia mempunyai semuanya, untuk dikagumi sebelum ataupun setelah perjalanan ke Great Ocean Road.
SANTORINI - YUNANI / GREECE
SABOKINGKING
ABOKINGKING
Kompleks Makam Sabokingking terdapat di dalam kawasan PT Pusri. Tokoh yang dimakamkan di kompleks ini
antara lain Pangeran Sido Ing Kenayan (1630-1642 M). Sido Ing Kenayan
adalah Raja Palembang yang menggantikan pamannya, Pangeran Sido Ing Puro (1624-1630 M) dan kedudukannya kemudian digantikan oleh sepupunya, Pangeran Sido Ing Pasarean (1642-143 M).
MakamSabokingking,
merupakan pemakaman raja-raja kerajaan Islam Palembang yang telah
berusia 400 tahun lebih. Seperti makam Pangeran Sido Ing Kenayan dan
istrinya Ratu Sihuhun, Sido Ing Pasaeran atau Jamaluddin Mangkurat I
(1630-1652), serta Pangeran Ki Bodrowongso yang pernah hidup berkisar
tahun 1622-1635 Masehi. Makam ini terletak di Sei-Buah, Ilir Timur II,
Palembang.
Letak
pemakaman ini tidak jauh dari dari kompleks pemakaman kakek Ratu
Sinuhun yakni pemakaman Ki Gede Ing Suro, di lorong Haji Umar, di 1 Ilir
Palembang. Pemakaman Sabokingking dikelilingi oleh kolam, sehingga
terdapat sebuah jalan menuju pemakaman yang membelah kolam.
Di pemakaman ini juga terdapat makam Al Habib Al Arif Billah Umar bin
Muhammad Al Idrus bin Shahab, sebagai imam kubur Pangeran Sido Ing
Kenayan dan Ratu Sinuhun, serta Panglima Kiai Kibagus Abdurrachman.
Di
sekitar pemakaman para raja Palembang ini juga terdapat pemakaman
umum, yang diperuntukkan bagi penduduk di sekitar daerah tersebut.
Letaknya di seberang kolam atau tidak setanah dengan pemakaman
Sabokingking.
Hingga
kini, Ratu Sinuhun diyakini sebagai penulis kitab Simbur Cahaya. Kitab
ini sering pula disebut Undang-undang Simbur Cahaya, yang isinya norma
hukum adat. Ada pula keyakinan, Simbur Cahaya adalah pengesahan hokum
adat (lisan) yang pada masa itu berlaku sudah berlaku pada masyarakat
pedalaman Sumatera Selatan. Simbur Cahaya, pada dasarnya memang
mengatur rakyat di luar
Palembang atau dikenal dengan istilah uluan. Aturan adat ini berlaku
hingga ratusan tahun sampai UU No. 5 Tahun 1979 berlaku efektif di
Sumatera Selatan. Sebelumnya, Simbur Cahaya terdiri atas lima bab?ini
juga telah membentuk pranata hukum dan kelembagaan di Sumatera
Selatan.
Menuju ke pemakaman ini terdapat dua jalan, yakni Jalan Sabokingking dan Jalan Arafuru. Semua jalan dapat dilalui sepeda motor dan mobil.
Bagi mereka yang ingin berziarah atau berwisata ke makam ini tidak
dipungut bayaran, kecuali di sekitar makam terdapat tabungan yang
menampung sumbangan sukarela dari mereka yang berkunjung. Dana ini
digunakan buat biaya perawatan pemakaman.ABOKINGKING
Kompleks Makam Sabokingking terdapat di dalam kawasan PT Pusri. Tokoh yang dimakamkan di kompleks ini antara
lain Pangeran Sido Ing Kenayan (1630-1642 M). Sido Ing Kenayan adalah
Raja Palembang yang menggantikan pamannya, Pangeran Sido Ing Puro
(1624-1630 M) dan kedudukannya kemudian digantikan oleh sepupunya,
Pangeran Sido Ing Pasarean (1642-143 M).
MakamSabokingking,
merupakan pemakaman raja-raja kerajaan Islam Palembang yang telah
berusia 400 tahun lebih. Seperti makam Pangeran Sido Ing Kenayan dan
istrinya Ratu Sihuhun, Sido Ing Pasaeran atau Jamaluddin Mangkurat I
(1630-1652), serta Pangeran Ki Bodrowongso yang pernah hidup berkisar
tahun 1622-1635 Masehi. Makam ini terletak di Sei-Buah, Ilir Timur II,
Palembang.
Letak
pemakaman ini tidak jauh dari dari kompleks pemakaman kakek Ratu
Sinuhun yakni pemakaman Ki Gede Ing Suro, di lorong Haji Umar, di 1 Ilir
Palembang. Pemakaman Sabokingking dikelilingi oleh kolam, sehingga
terdapat sebuah jalan menuju pemakaman yang membelah kolam.
Di pemakaman ini juga terdapat makam Al Habib Al Arif Billah Umar bin Muhammad Al Idrus bin Shahab, sebagai imam kubur Pangeran Sido Ing Kenayan dan Ratu Sinuhun, serta Panglima Kiai Kibagus Abdurrachman.
Di
sekitar pemakaman para raja Palembang ini juga terdapat pemakaman
umum, yang diperuntukkan bagi penduduk di sekitar daerah tersebut.
Letaknya di seberang kolam atau tidak setanah dengan pemakaman
Sabokingking.
Hingga
kini, Ratu Sinuhun diyakini sebagai penulis kitab Simbur Cahaya. Kitab
ini sering pula disebut Undang-undang Simbur Cahaya, yang isinya norma
hukum adat. Ada pula keyakinan, Simbur Cahaya adalah pengesahan hokum
adat (lisan) yang pada masa itu berlaku sudah berlaku pada masyarakat
pedalaman Sumatera Selatan. Simbur Cahaya, pada dasarnya memang
mengatur rakyat di luar Palembang atau dikenal dengan istilah uluan.
Aturan adat ini berlaku hingga ratusan tahun sampai UU No. 5 Tahun 1979
berlaku efektif di Sumatera Selatan. Sebelumnya, Simbur Cahaya terdiri
atas lima bab?ini juga telah membentuk pranata hukum dan kelembagaan
di Sumatera Selatan.
Menuju
ke pemakaman ini terdapat dua jalan, yakni Jalan Sabokingking dan
Jalan Arafuru. Semua jalan dapat dilalui sepeda motor dan mobil. Bagi
mereka yang ingin berziarah atau berwisata ke makam ini tidak dipungut
bayaran, kecuali di sekitar makam terdapat tabungan yang menampung
sumbangan sukarela dari mereka yang berkunjung. Dana ini digunakan buat
biaya perawatan pemakaman.ABOKINGKING
Kompleks
Makam Sabokingking terdapat di dalam kawasan PT Pusri. Tokoh yang
dimakamkan di kompleks ini antara lain Pangeran Sido Ing Kenayan
(1630-1642 M). Sido Ing Kenayan adalah Raja Palembang yang menggantikan
pamannya, Pangeran Sido Ing Puro (1624-1630 M) dan kedudukannya
kemudian digantikan oleh sepupunya, Pangeran Sido Ing Pasarean
(1642-143 M).
MakamSabokingking,
merupakan pemakaman raja-raja kerajaan Islam Palembang yang telah
berusia 400 tahun lebih. Seperti makam Pangeran Sido Ing Kenayan dan
istrinya Ratu Sihuhun, Sido Ing Pasaeran atau Jamaluddin Mangkurat I
(1630-1652), serta Pangeran Ki Bodrowongso yang pernah hidup berkisar
tahun 1622-1635 Masehi. Makam ini terletak di Sei-Buah, Ilir Timur II,
Palembang.
Letak
pemakaman ini tidak jauh dari dari kompleks pemakaman kakek Ratu
Sinuhun yakni pemakaman Ki Gede Ing Suro, di lorong Haji Umar, di 1 Ilir
Palembang. Pemakaman Sabokingking dikelilingi oleh kolam, sehingga
terdapat sebuah jalan menuju pemakaman yang membelah kolam.
Di
pemakaman ini juga terdapat makam Al Habib Al Arif Billah Umar bin
Muhammad Al Idrus bin Shahab, sebagai imam kubur Pangeran Sido Ing
Kenayan dan Ratu Sinuhun, serta Panglima Kiai Kibagus Abdurrachman.
Di sekitar pemakaman para raja Palembang in
Langganan:
Postingan (Atom)






