Rabu, 22 Januari 2014

Bangkit dari Sujud ke Rakaat Berikutnya dalam Shalat

Bangkit ke rakaat berikutnya
1. Bangkit ke rakaat berikutnya dengan membaca takbir intiqal: Allahu akbar.
2. cara bangkit yang benar adalah dengan bertumpu pada kedua tangan di tanah. Ini merupakan pendapat Imam Malik dan Imam As-Syafii. Pendapat ini berdalil:
a. Hadis dari Ibn Umar radhiyallahu ‘anhuma,
“Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan ‘ajn (bertumpu) dengan tangan ketika shalat” (HR. Ad-Daruquthni dan dishahihkan Al-Albani)
b. Keterangan dari Al-Azraq bin Qais,

“Saya melihat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, melakukan ‘ajn ketika shalat, bertumpu dengan kedua tanganya ketika hendak berdiri.” (HR. Thabrani dalam Mu’jam Al-Ausath).
3. Kondisi telapak tangan ketika dijadikan tumpuan untuk bangkit, bisa dengan cara mengepal atau dibuka, dan dua cara ini dibenarkan.
4. Bacaan takbir intiqal ketika bangkit ke rakaat berikutnya diupayakan tidak terlalu panjang: Allaahu akbar.
5. Langsung membaca ta’awudz, basmalah secara pelan dan dilanjutkan dengan Al-fatihah. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila telah bangkit ke rakaat kedua, beliau mulai bacaannya membaca: ‘Alhamdulillahi rabbil ‘alamin..’ dan tidak diam. (HR. Muslim).
Sebagian ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud ‘tidak diam’ adalah tidak membaca doa iftitah di rakaat kedua, namun beliau tetap membaca ta’awudz dan basmalah secara pelan, kemudian membaca Fatihah dengan keras pada saat shalat jahriyah.
1. Tidak membaca takbir intiqal ketika bangkit ke rakaat berikutnya.
Tindakan semacam ini jika dilakukan dengan sengaja bisa membatalkan shalat.
2. Membaca takbir intiqal setelah berdiri sempurna.
Perbuatan ini termasuk meletakkan takbir intiqal tidak pada tempatnya.
3. Membaca takbir intiqal yang terlalu panjang: Allaaaaaaa…….hu akbar.
Semacam ini biasanya dilakukan oleh imam yang memulai membaca takbir intiqal sejak duduk istirahat sampai berdiri sempurna.
4. Berdiri dengan bertumpu pada lutut.
Perbuatan ini tidak sesuai sunah yang benar
5. Mendahului imam bangkit ke rakaat berikutnya.
Perbuatan kkurang sabar ini bisa membatalkan shalat

Hendaknya Tidak Mendahului Orang Yang Lebih Tua

Diantara akhlak yang mulia adalah tidak mendahului orang yang lebih tua dalam perkara-perkara mubah atau perkara duniawi. Tidak mendahului maksudnya ialah mengutamakan mereka dan memberi kesempatan kepada mereka lebih dahulu. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Jibril memerintahkan aku untuk mengutamakan orang-orang tua” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubra, 173. dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah, 4/74)
Juga dari ‘Aisyah Radhiallahu’anha, ia berkata:
“Pernah ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sedang bersiwak ada dua orang lelaki. Lalu diwahyukan kepada beliau untuk mendahulukan yang lebih tua, maksudnya mengambilkan siwak untuk orang yang lebih tua” (HR. Abu Daud 50, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)
Akhlak ini juga dipraktekkan oleh salafuna ash shalih. Ketika Ibnu Umar dan para sahabat Radhiallahu’anhum sedang bersama Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, datang sekelompok orang lalu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Sesungguhnya ada pohon yang daunnya tidak berguguran, dan ia merupakan permisalan seorang muslim. Pohon apa itu?”
Ibnu Umar Radhiallahu’anhu mengetahui bahwa yang dimaksud adalah pohon kurma namun ia enggan mengatakannya karena ia ketika itu adalah yang paling muda. Maka ketika tidak ada yang menjawab, Rasulullah pun memberitahu jawabannya:

“Pohon tersebut adalah pohon kurma” (HR. Bukhari 131, Muslim 2811)
Dari hadits ini, tidak berbicara lebih dahulu dari orang yang lebih tua dan dihormati adalah sebuah adab yang mulia.
Sebagaimana juga kisah tentang tiga orang yang terperangkap di dalam gua, lalu mereka meminta pertolongan kepada Allah dengan perantara amalan shalih yang pernah mereka lakukan. Salah seorang diantara mereka berkata:
“Ya Allah, aku memiliki kedua orang tua yang sudah tua renta, seorang istri dan seorang anak kecil perempuan, aku ayomi mereka semua. Jika aku telah selesai menggembala, aku pun mengurus mereka semua, aku memeras susu untuk mereka. Aku selalu mendahulukan kedua orang tuaku dari pada anakku. Pada suatu hari, aku pulang terlalu sore, dan ternyata kedua orang tuaku sudah tertidur. Lalu aku pun memerah susu sebagaimana biasa. Aku membawa susu lalu berdiri di samping kepala mereka. Aku pun menjadi enggan untuk mengganggu tidur mereka, tapi aku juga enggan memberi susu ini kepada anakku sebelum orang tuaku meminumnya. Padahal anakku sudah kelaparan dan bersandar di kakiku. Keadaannya terus demikian hingga akhirnya datanglah fajar. Aku melakukan hal tersebut karena semata mengharap wajah-Mu. Batu yang menghalangi gua pun bergeser hingga kami bisa melihat langit”. (HR. Muslim 2743)
Demikianlah sikap seorang anak yang shalih, tidak mendahului dan mengutamakan orang tuanya dalam makan atau minum. Bahkan amalan shalih ini menyebabkan doa orang shalih tersebut diijabah oleh Allah.
Akhlak ini juga berlaku pada semua bentuk muamalah duniawi. Diantara contoh praktek lainnya:
ketika berjalan bersama orang yang lebih tua, hendaknya tidak mendahuluinya atau di depannyaketika masuk angkutan umum, hendaknya mempersilahkan orang yang tua untuk lebih dahulu dan mempersilakan ia memilih tempat dudukketika masuk ke dalam antrian bersamaan dengan orang yang tua, sebaiknya memdahulukannyadll.Namun perlu menjadi catatan, ini tidak berlaku dalam amalan ibadah dan ketaatan. Karena diri kita sendiri sangat sangat butuh akan pahala dan rahmat Allah yang akan berguna bagi kita kelak di hari ketika harta dan anak keturunan tidak bermanfaat, di ketika tidak ada pertolongan dan naungan selain dari-Nya. Sehingga tentu tidak ada alasan bagi kita untuk membiarkan diri kita tersusul dan tersisih oleh orang lain dalam meraih pahala dan rahmat Allah. Allah Ta’ala berfirman:
????????????? ????????????“berlomba-lombalah dalam kebaikan” (QS. Al Baqarah: 148).

Sibuk dengan Dunia, Lalai dengan Agama

pemiliknya begitu agung, namun demikian kita melihat keengganan banyak orang dalam mencari ilmu dan lalai menuntutnya. Ada yang sibuk dengan bisnis dan saham-sahammya. Ada yang sibuk dengan mencari nafkah dan mengais rizki sekedar untuk memenuhi kebutuhan. Ada yang sibuk dengan berbagai hiburan, aktifitas, bepergian serta melancong ke berbagai belahan bumi. Ada juga yang tenggelam dalam upaya peningkatan profesionalisme kerja, juga ada yang begitu hobi berpetualang.
Media-media informasi dengan berbagai variannya pun menyerang kita. Hingga saluran-saluran televisi, radio dan majalah-majalah menyita waktu kita. Kegitan demi kegiatan semakin berjejal dengan tersedianya sarana-sarana hiburan, refresing dan permaianan. Sehingga tema kehidupan di zaman ini berubah jadi mencari kesibukan demi kesibukkan dan acara demi acara. Sampai-sampi salah seorang guru pernah menuturkan bahwa sebagian muridnya menghabiskan waktu 12  jam dalam sehari untuk berselancar di dunia maya. Lantas apa yang mereka lakukan di sana?!
Ada pula sebagian orang yang menghabiskan waktu dan hanya diisi dengan membaca novel atau membaca tulisan-tulisan yang hanya menyita waktu tanpa memberi manfaat sedikit pun, bahkan saking parahnya ada yang membaca kisah-kisah cabul. Ada pula jenis-jenis permainan yang memakan waktu berjam-jam lamanya serta banyak obrolan yang dihabiskan untuk membahasnya. Jadi, banyak yang sibuk dan terus sibuk dengan diskusi-diskusi yang nihil manfaat. Ada pula yang hobi dengan mempelajari atau memperbanyak berbagai jenis aksesoris mobil. Ada yang terobsesi mencari kemewahan lebih dan memburu berbagai suplemen tubuh, bukan untuk menjalankan ketaatan kepada Allah, tetapi untuk lebih bisa merasakan berbagi kesenangan.
Kemudian, ada pula yang mengejar berbagai model pakaian dan menjelejah mall demi mall. Ada juga yang senang menghabiskan waktu di warung- warung. Dan, bila kurang puas dengan warung-warung tradisional, sudah tersedia saat ini cafe-cafe modern, di mana mereka bisa menghabiskan waktu yang sangat lama dengan nongkrong di sana. Waktu mereka hanya bisa diisi dengan senda gurau, menyaksikan bermacam-macam show, serta berbelanja di pasar-pasar dan mall-mall.
Ironisnya, juga ada yang mempelajari ilmu syar’i agar seteleh lulus ia bisa bekerja di kantor dan lembaga-lembaga bantuan hukum yang dapat menghasilkan bayaran tinggi. Sementara sebagian yang lain, mencurahkan waktu mereka untuk mengembangkan bisnis.
Dulu Abu Bakar Ash-Siddhiq adalah seorang saudagar . Demikiah pula ‘Abdurrahman bin ‘Auf dan juga Ustman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhum. Lihatlah, aktifitas duniawi tidak membuat mereka lalai dari mengingat Allah, menegakkan sholat, menunaikan zakat dan menuntut ilmu serta menghadiri majelis ilmu dari Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Dulu sebagian guru kami bekerja dari bulan Ramadhan hingga musim haji sebagi sopir taksi. Melalui pekerjaan ini ia bisa memperoleh hasil untuk mencukupi kebutuhan dirinya serta keluarganya, dan mempergunakan hari-hari yang lain untuk menuntut ilmu.
Inilah kelalaian sebagian orang yang melupakan akhirat dan ilmu menuju surga. Semoga jadi renungan bersama.

Apa itu Ta'aruf?

Secara bahasa ta'aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’. Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya),
“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) ...” (QS. Al Hujurat: 13).
Kata li ta’aarafuu dalam ayat ini mengandug makna bahwa, aslinya tujuan dari semua ciptaan Allah itu adalah agar kita semua saling mengenalyang satu terhadap yang lain. Sehingga secara umum, ta’aruf bisa berarti saling mengenal. Dengan bahasa yang jelas ta’aruf adalah upaya sebagian orang untuk mengenal sebagian yang lain.
Jadi, kata ta’aruf itu mirip dengan makna ‘berkenalan’ dalam bahasa kita. Setiap kali kita berkenalan dengan seseorang, entah itu tetangga kita, orang baru atau sesama penumpang dalam sebuah kendaraan umum misalnya, dapat disebut sebagai ta’aruf. Ta’aruf jenis ini dianjurkan dengan siapa saja, terutama sekali dengan sesama muslimuntuk mengikat hubungan persaudaraan. Tentu saja ada batasan yang harus diperhatikan kalau perkenalan itu terjadi antara dua orang berlawanan jenis, yaitu pria dengan wanita. Untuk itu umat islam sudah menganjurkan memberlakukan hijab bagi wanita muslimah, yang bukan hanya berarti selembar jilbab dan baju kurung yang menutupi tubuhnya dari pandangan pria yang bukan mahram, tapi juga melindungi pergaulannya dengan lawan jenis yang tidak diizinkan syari’at. Contoh dari pergaulan yang tidak diizinkan syari’at ini ialah berduaan atau bercampur-baur antara beberapa orang yang berlainan jenis dalam satu tempat secara berbauran, pergi bersama pria yang bukan mahram, dan berbagai hal lain yang dilarang syari’at. Semua itu tidak otomatis menjadi halal bila diatasnamakan ta’aruf.
Ta’aruf atau perkenalan yang dianjurkan dalam islam adalah dalam batas-batas yang tidak melanggar aturan islam itu sendiri. Kalau dalam soalan makan, minum dan berpakaian saja islam memiliki aturan yang harus dijaga, misalnya tidak sembarang makan dan minum itu halal, dan tidak sembarang pakaian boleh dipakai, maka untuk hal-hal lain yang lebih kompleks islam tentu juga memiliki aturannya. Adab pergaulan, adab berkenelan, adab mengenal sesama muslim, juga memiliki aturan yang harus diperhatikan. Jadi jangan sekali-kali mencampuradukkan antara anjuran berkenalan atau mengenal sesama muslim dengan larangan-larangan agama seputar proses berkenalan tersebut. Bila dilakukan, maka hal itu sama saja dengan mencampuradukkan antara makanan halal dengan haram, dengan dalil karena manusiahidup harus makan, dan bahwa makan minum itu boleh dilakukan diluar puasa.
Kemudian dalam makna khusus proses pengenalan sesorang terhadap pria atau wanita yang akan dipilih sebagai pasangan hidup sering juga disebut sebagai ta’aruf. Sebagai istilah ta’aruf tentu saja bebas nilai, sampai ada hal-hal yang memuat aplikasi dari hal-hal yang dianjurkan atau diwajibkan, atau sebaliknya, justru hal-hal yang tidak baik atau dilarang. Sejauh yang kami tahu, ungkapan ta’aruf ini tidak pernah disebutkan sebagai istilah khusus sengan arti perkenalan antar dua orang berlainan jenis yang ingin menjajaki kecocokan sebelum menikah. Karena tak ada penggunaan istilah yang sama untuk makna tersebut, maka sekali lagi kata ta’aruf ini masih bebas dinilai. Dan karna bebas nilai inilah, maka aplikasi ta’aruf ini pun bisa ditarik ulur menjadi nilai-nilai yang dianjurkan atau bahkan diwajibkan, atau sebaliknya, justru menjadi nilai-nilai yang dilarang dan diharamkan.

Misteri Tenggelamnya Titanic

Tuesday, April 10th 2012. | Home, Sains
Pasti banyak yang masih bertanya-tanya sampai saat ini tentang misteri tenggelamnya Titanic. Satu abad lalu sudah kapal Titanic terkubur di dasar laut samudera Atlantik, samudera kedua terbesar didunia setelah Samudera Pasifik dengan luas 179,7 juta km persegi. Namun, misteri itu akhirnya terkuak, terkuaknya misteri tersebut tentu tak bisa lepas dari asal muasal kapal tersebut dibuat dan mengarungi samudera. Tepat hari ini satu abad yang lalu kapal mewah RMS Titanic meninggalkan dermaga pelabuhan Southampton, Inggris berlayar menuju NewYork, Amerika Serikat. Yang mana mayoritas 2.224 penumpang didalamnya dari kalangan Borjuis alias orang-orang konglomerat Inggris.
Semua orang tahu bahwa gunung es telah menenggelamkan kapal milik perusahaan White Star Line, tapi sekarang ilmuwan mengungkapkan bahwa gunung es tersebut bukanlah penyebab karamnya kapal pesiar yg dijuluki The Unsinkable alias mustahil tenggelam. Rasa tinggi hati akan kehebatan kapal yang dibuat oleh Harland dan Wolff di Belfast, Irlandia Utara itu terpampang jelas dari banyaknya sekoci yang dibawa pada pelayaran pertama. Anehnya, hanya 1.178 sekoci yang dibawa padahal jumlah kapal penyelamat tersebut hanya bisa menampung sepertiga dari jumlah seluruh penumpang dan kru kapal. Dengan dinginnya air Lautan Atlantik yang suhunya berada dibawah titik nol derajat Celcius. Dikarenakan sedikitnya sekoci itu serta cepatnya kapal tenggelam mengakibatkan banyaknya jumlah korban jiwa yang tenggelam, mencapai 1.514 jiwa.
edward smith titanic 150x150 Misteri Tenggelamnya Titanic
Foto: Edward John Smith dari en.wikipedia.org
Banyak ilmuwan mempertanyakan Edward John Smith yang lahir 27 Januari 1853, nakhoda kapal yang paling berpengalaman dan sangat berhati-hati tersebut, mengapa ia mengabaikan peringatan bahwa gunung es berada di daerah tersebut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Sky and Telescope tiga bulan sebelum Titanic berlayar. Bahwa fenomena pendekatan bulan ke bumi akibat rotasi adalah yang paling dekat setelah lebih dari satu milenium, yang berbaris bersamaan dengan matahari, dimana telah menciptakan gelombang fenomenal tinggi yang memisahkan sejumlah gunung es yang besar dari Great Greenland, akibatnya es mencair ke arah jalur pelayaran yang dilalui “The Unsinkable“. Dengan pengabaian yang dilakukan sang kapten Edward Smith menjadi bagian peristiwa sejarah maritim yang paling dahsyat.



Berikut Kronologi Tenggelamnya Kapal Titanic:kapal titanic 150x150 Misteri Tenggelamnya Titanic
1908-1909: Kontruksi kapal Titanic dibuat di Belfast, Irlandia Utara oleh Harland dan Wolff
10 April 1912: Penumpang tiba di Southampton dan naik ke kapal, The Unsinkable memulai pelayaran pertama kali.
11 April 1912: Titanic meninggalkan Queestown, Irlandia, menuju NewYork. 2 hari pelayaran cuaca cerah berjalan mulus.
14 April 1912: Tujuh kali peringatan adanya bongkahan es dijalur pelayaran diterima hari itu.
Jam 23.40: Laporan menyatakan gunung es tepat didepan kapal. First Officer William Murdoch memrintahkan kru membanting stir kemudi untuk putar haluan.Namun sisi kanan lambung kapal malah menghajar gunung es.
Jam 23.50: Air setinggi 4 kaki masuk ke bagian depan kapal.
Jam 24.05: ABK bergegas menyiapkan sekoci untuk evakuasi. Namun jumlah sekoci tidak mencukupi untuk penumpang yang berjumlah 2.227 orang.
15 April jam 02.05: Sekoci terakhir meninggalkan kapal, lebih dari 1500 penumpang tertinggal di kapal.
Jam 04.10: Sekoci pertama yang ditumpangi korban selamat Titanic diangkut kapal Carpathia.
Jam 08.50: Carpathia meninggalkan area musibah dengan membawa 705 korban selamat menuju NewYork.
6 Kesalahan Fatal Titanic
1. Adanya abaian dari sang kapten Edward Smith tentang fenomena es mencair.
2. Kecepatan Titanic pada malam itu sebelum menabrak 22.5 knot padahal kecepatan maksimumnya hanya 20 knot.
3. Perintah Letnan William McMaster Murdoch RNR kepada para kru ABK untuk memutar haluan kapal, menjadi bencana pasalnya kapal justru semakin cepat dan lambungnya menabrak gunung es.
4. Lambung Titanic tidak dibuat dengan kualitas terbaik sehingga robekannya mencapai 67-74 meter, menambah cepat air yang masuk.
5. Ketika membangun Titanic, Harland and Wolff juga sedang menyelesaikan Olympic dan Britannic.
6. Paku sumbat pada lambung Titanic menggunakan besi yang sama seperti Olympic dan Britannic untuk jangkar serta rantai kapal disinyalir paku sumbat bukan dari kualitas terbaik.
Dan sekarang Titanic tinggallah sejarah yang takkan pernah terlupakan dan sepatutnya untuk selalu dikenang.

MILEY CYRUS CARI COWOK HUMORIS

penulis: Alvin Bahar
Semenjak putus dari Liam Hemsworth, Miley Cyrus dikabarkan dekat dengan beberapa cowok. Benji Madden dan Mike Will adalah dua nama yang dilaporkan sedang pedekate dengan putri Billy Ray Cyrus tersebut. Tapi sebenarnya cowok seperti apa, sih, yang Miley cari?
"Apa yang aku cari dalam seorang cowok? Orang yang lucu. Aku nggak suka menjadi serius atau berkomunikasi. Aku tidak seperti itu. Kebanyakan cowok juga nggak suka ngobrolin masalah berat. Jadinya aku tidak harus berbicara tentang semua masalah mereka. Aku suka cowok yang menyenangkan," katanya kepada Cosmopolitan.
Sedikit mempromosikan diri dan curhat, Miley melanjutkan, "Aku orang yang benar-benar setia dan jika kamu mengenalku, aku akan baik. Tapi jika kamu bersikap aneh, aku nggak mau. Ini seperti, kamu dapat malu, tapi aku dapat malu dua kali lipat. Kamu bodoh jika membiarkan seseorang kembali ke dalam hidupmu dan mengkhianatimu lagi."

CHVRCHES RILIS VIDEO KLIP "LIES"

penulis: Alvin Bahar
Chvrches telah meluncurkan video musik untuk single terbaru mereka 'Lies'. Trio electronic asal Skotlandia ini merilis video klip ini pada Senin (4/11) sedangkan lagunya baru akan dilepas pada 2 Desember.
'Lies' adalah single keempat yang diambil dari album debut mereka The Bones of What You Believe. Mereka telah merilis 'Recover', 'Gun' and 'The Mother We Share' dari album tersebut
Album ini bertengger di nomor 9 di Inggris dan di nomor 12 di Amerika Serikat pada bulan September. Cek videonya di sini.